30. Bukan Sebuah Akhir Lima tahun kemudian Butiran putih mulai turun dan menutupi genteng, tanah dan semua yang timbul di permukaan. Seluruh jalanan menjadi licin seandainya saja tidak ada yang membersihkan. Namun, jalan yang licin dan membahayakan itu tidak menghalangi kaki-kaki kecil itu untuk berlari sementara di belakangnya seorang gadis berjalan susah payah untuk mengikutinya. “Yunxi er … jangan lari-lari seperti itu atau ibumu akan memarahi bibi nanti!” “Ayo bibi, jangan lambat!” katanya dengan suara yang menggemaskan. Sang bibi hanya menghela nafasnya, sungguh tidak sanggup lagi menghadapi keponakannya yang baru berusia lima tahun tapi sudah pandai bicara dan sangat aktif itu. Sementara dia bersusah payah mengikuti Wang Yunxi, bocah rupaawan itu sudah berhasil sampai di sebua
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


