27. Undangan

1647 Kata

27. Undangan   “Kenapa harus dengan pernikahan, aku masih tidak memahaminya,” ujar Li Hua yang sedang mengamati kulit ubi di atas kobaran api dan mulai mengelupas itu.   Setelah melihat Xin Baozhai telah tertidur dengan lelap, Li Hua berencana untuk kembali ke tenda Wang Qian. Namun, siapa sangka gadis itu telah menunggu Li Hua di depan tendanya sembari membakar ubi bersama dengan Wu Pei.   Malam itu terasa sangat dingin sekali, api unggun adalah penyelamat. Li Hua teringat pada Xin Baozhai dan dia kembali memutar memorinya, mengingat apakah dia sudah menyelimuti Xin Baozhai dengan benar.   “Karena itu hanya satu-satunya cara,” balas Wu Pei yang sedang meniup-niup ubi bakarnya. Wang Qian mengambil satu yang sudah mulai matang terpanggang, kemudian menyerahkannya pada Li Hua tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN