Tepat dua bulan hari ini, Debbina bekerja di perusahaan Axel. Sangat cepat dan tidak terasa ya? Padahal perasaan baru kemarin dia bertemu pria menyebalkan itu. Eh, tahu-tahu sudah dua bulan saja. Hubungan Axel dan Debbina, tidak seperti awal bekerja. Maksudnya, Debbina terkadang selalu membantah perintah Axel, kali ini tidak. Dia sudah mulai terbiasa dengan kelakuan menyebalkan sang atasan. Awal mula mereka tidak saling berdebat lagi, setelah kedatangan Irish waktu itu. Debbina mulai mencoba menjauhi Axel, tidak mau berurusan dengan pria separuh bule itu. Eh, baru tahu juga kalau Axel blasteran Indonesia-Italia. Sampai sekarang Debbina masih kesal, beli kopi langsung ditinggal begitu saja. Kalau bicara soal tentang hak, mungkin dia pun memang tidak berhak. Karena dia bukan siapa-siapan

