CD 42

2610 Kata

Debbina kebingungan, sang atasan memberikan hadiah bukan hanya sekali, mungkin sudah beberapa kali. Termasuk cokelat yang beli di Singapura. Tapi ini ... sebuah kalung yang sempat dia lihat dan harganya bukan main-main. Membeli kalung dengan harga tujuh belas juta sudah seperti kacang goreng saja bagi atasannya. Dalam hati dia tetap senang sih, tapi ini terlalu berlebihan. Gajinya di kantor saja tidak cukup untuk membeli kalung ini lho. Dia tidak berpikir itu kalung mainan kok. Logikanya, seorang Axel Xavier Baldwin tidak mungkin membeli barang mainan. Kan duitnya tidak berseri, dan kayanya tidak bakalan habis tujuh turunan. Debbina menyusul ke bandara guna buat memastikan hadiah yang sang atasan kasih. Takutnya tertukar hadiahnya dengan seseorang. Alias kalung ini bukan untuknya. Syuku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN