“Kamu kenapa bilang begitu?” tanya Aiza dengan satu alis terangkat satu. Debbina mendadak gugup. Bingung juga cara bilangnya bagaimana ke wanita di depannya. Namun, bila tidak bilang, takutnya Aiza cerita ke Libra. Fix! Kalau Libra tahu, bisa heboh peradaban manusia. Tahu sendiri kan, Libra tidak bisa diragukan jika jiwa keinginantahuannya meronta-ronta. Dulu saja, pas datang ke restoran bersama Axel bisa heboh dan ingin tahu. Terus, kalau Aiza bilang, mereka berdua habis kepergok berciuman di dalam ruangan, yang ada dia harus mengucapkan selamat tinggal pada hidup damai. Belum lagi bila Linzi — sang sahabat — tahu. Mungkin dia akan mendadak bersemedi di suatu tempat dalam waktu yang cukup lama. Kira-kira, biar tentang ciuman itu tidak lagi menjadi topik hangat di antara kakak beradi

