Part 25. Masa Lalu Yang Menghantui

490 Kata

Part 25. Masa Lalu Yang Menghantui "Selamat malam, sayang. Jangan lupa mimpiin aku." ujar Bara mengakhiri kebersamaan mereka hari ini. Tak lupa pula melayangkan kecupan singkat di dahi Nadia. "Iya. Kamu hati-hati di jalan ya! Jangan ngebut-ngebut!" "Oke, sayang." Nadia beranjak masuk ke dalam rumah dengan hati yang berbunga-bunga kala Bara telah hilang sepenuhnya. Hatinya semakin berbunga-bunga melihat kedua orangtuanya sedang menonton televisi di ruang tamu. "Mom, dad." panggilnya senang. Kedua orangtuanya berbalik. Bukannya memberikan senyuman, kedua orangtuanya malah memberikan tatapan sinis dan merendahkan. "Darimana saja kamu? Club malam, hah?" Pertanyaan yang sangat menyakiti hati Nadia. Seumur hidup belum pernah dia menginjakkan kakinya ke tempat itu. Hati yang tadinya berb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN