Kayra merasa berbagai macam emosi bercampur aduk hanya karena Calixto. Calixto yang memiliki nilai minus dalam bersosialisasi membuat semuanya terasa lebih berat. Walau terasa berat, Kayra merasa senang telah melakukan berbagai hal dasar agar Calixto bisa bersikap lebih lembut. Mungkin ke depannya dia akan memperbanyak skinship. Pipi Kayra seketika bersemu merah begitu membayangkan dirinya akan melakukan skinship dengan Calixto. “Ada apa denganmu?” “Eh?” Kayra tersentak kaget “Wajahmu memerah.” Kayra menangkup pipinya dengan kedua tangannya. “Iyakah? Aku tidak sadar jika pipiku memerah.” “Di sini jelas hangat.” “Jangan pikirkan itu,” pinta Kayra. Akan sangat memalukan jika Calixto sampai tahu kenapa dia memerah seperti ini. “Wajahmu tiba-tiba memerah dan bisa saja kamu demam. Kam

