“Apa kamu bilang?” Amanda memicingkan matanya tajam. “Aku tidak bisa pergi denganmu minggu ini.” “Haaah?!” Amanda kehilangan kata-katanya. “Aku sudah ada janji dengan teman kerjaku.” Ekspresi wajah Amanda seketika berubah menjadi sedih. Ini padahal masih hari jumat dan Kayra sudah membuat janji saja dengan teman kerjanya. Ini jelas tidak adil bagi Amanda. “Apa kamu tidak bosan bertemu dengan mereka? Dari senin sampai sabtu. Kalian bertemu selama enam hari dan akan pergi juga di hari minggunya dengan mereka?” katanya tidak terima. “Amanda….” Kayra memeluk Amanda. “Jangan marah.” “Padahal ini akhir bulan, tapi kamu malah memilih pergi dengan yang lain.” Pintu kamar Kayra terbuka dan sosok Juli masuk dengan wajah kebingungan melihat Kayra dan Amanda yang berpelukan. “Apa aku mengga

