Enjoy Reading. *** “Aku siap,” kata Xia memandang Ai dan Tasya semangat. Sedang Ai dan Tasya memandangnya aneh. “Sya, loe dandanin gih, masak kita udah kinclong gini, dia malah kayak mau pergi ke Tk,” kata Ai melihat Xia yang hanya memakai kaus dan celana pendek selutut. “Sayang ... kita itu mau ke tempat eksklusive jadi baju kamu nggak cocok, aku pilihin ya,” rayu Tasya lebih lembut. “O ... gitu ya?” Xia yang nggak tahu apa-apa menurut saja, saat Tasya membongkar lemarinya dengan frustasi. “Xia, siapa sih yang beliin kamu baju-baju ini?” tanya Tasya. “Om Pete.” “Semuanya?” Xia menganguk. “Pantas saja, ya sudah lah kamu pakai ini saja, nanti aku pastiin kamu bakal memiliki baju yang fenomenal dan paling hits saat ini.” Tasya menyerahkan sebuah dress tanpa lengan dengan rok

