"Aku tidak ingin kamu hidup kesusahan bersamaku. Aku ingin kamu merasakan kebahagiaan. Dan biarkan aku yang menanggung rasa lainnya." -Atta Mahesa- __________ "Panas, ya, Kak." Vei mengibas-ngibaskan tangannya. "Kalau lampu mati... malah makin panas kek gini." Atta menyeka keringat Vei. "Mau di luar dulu? Kamu kayaknya kepanasan banget." Vei menggelengkan kepalanya. "Enggak. Aku ngantuk." Selanjutnya, Vei menyandarkan kepalanya pada d**a bidang milik Atta sambil sesekali menggesekkan wajahnya di sana. Dalam jarak sedikit itu, Vei bisa menghirup aroma tubuh Atta yang khas. Dan Vei menyukainya. Sangat menyukainya. "Kak Atta, lampunya kapan nyala? Aku takut kalAU gelap-gelap kayak gini terus." Tangan Atta terulur untuk mengusap rambut cokelat milik Vei sambil sesekali menciumi puncak

