"Senja." "Bentar kak Endra, Senja baru nyari baju yang senada dengan pakaian kak Endra. Takutnya nanti pas di mall mereka malah bilang kita engga cocok lagi." Rendra berdecak pelan mendengar jawaban istrinya itu, sudah hampir 30 menit ia menunggu tetapi Senja belum keluar sama sekali padahal mereka berdua hanya ingin membeli komik untuk Shabila tetapi Senja malah heboh sendiri seperti ini. Mengenai Shabila, sahabat Istrinya itu memang sudah sangat berubah malahan bersahabat baik dengan Senja. Shabila juga sangat menyukai komik menurut pengamatan Rendra karena setiap ia dan Senja akan menjenguk maka hal yang wajib dibeli adalah buku komik. "Mau bibi buatkan minuman dulu, Pak?" tawar Bi Sari yang memang baru saja keluar dari dapur. "Tidak perlu bi, istirahat saja." Bi Sari tidak berb

