Sersan Aya juga ikut menatap dan menerawang isi dokumen rahasia tersebut. "Sini, biarkan aku melihatnya." Matanya tak sengaja mengarah ke lantai bawah perpustakaan dan melihat rombongan tim penyergap yang dipimpin oleh Kapten Irdan datang. "Profesor, bawa dokumen ini dan cepat kita pergi dari sini!" ajak Aya. "Ada apa?" "Lihat ke bawah! Sepertinya ada yang melaporkan kita sedang berada disini. Pasalnya aku telah mengaburkan jejak digital kita dengan keahlianku." "Nyonya tua itu...?" "Siapa lagi! Dasar Nyonya tua pengadu. Dari wajahnya saja tadi sudah bisa kutebak dia bukan orang yang bisa dipercaya begitu saja." "Beliau hanya menjalankan tugas saja Aya, kita berdua kan memang buronan," "Jangan banyak bicara, ayo kita pergi dari sini! Ikuti aku...!!" Nurin meletakan buku-buku milik

