Penasaran

1224 Kata

Gama terus memandangi dirinya di cermin dengan gugup. Dia mengenakan kemeja warna putih dan celana warna hitam. Pagi ini rencananya karena tidak ada kuliah pagi, dia akan berangkat untuk interview di salah satu dari dua belas perusahaan penyedia beasiwa yang kemarin mereka temukan di internet. Alfa yang berdiri di sebelahnya memandanginya sambil tersenyum. "Nggak usah ngaca terus, udah keren kok," kata Alfa. "Saya sangat gugup," ucap Gama sambil menelan ludah. "Saya takut mereka tidak akan menerima saya." Alfa memandangi Gama yang tampak gemetaran. Gadis itu kemudian menggenggam tangan Gama. Tangan pemuda itu benar-benar dingin dan berkeringat. Gama agak terkejut dengan gerakan tiba-tiba Alfa itu dan merasakan debaran yang aneh di dadanya. "Kamu, pasti bisa! Ayo tutup mata kamu, tarik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN