Setelah menyalakan computer,mataku terus menatap banyaknya nontifikasi pesan yang masuk atau tumpukan komentar atas postinganku semalam. Ya,aku sengaja mempostingnya agar mereka bahwa penulis ombak telah kembali setelah setahun menghilang tanpa kata sama sekali. “Banyak banget,” kataku saat melihat jejeran pesan yang masuk. Meninggalkan Kawasan meja kerja,aku beralih menatap ada sekitaran puluhan paperbag yang tertata didekat ranjang,selama ini yang mengetahui letak kunci rumahku hanyalah Alga dan Mba Jena,mana mungkin Mba Jena yang membelinya bukan? Dia termasuk ibu rumah tangga yang sangat sibuk. Berarti Alga,ya. Mungkin memang dia,sebenarnya semalam aku sudah memeriksa semuanya Cuman mambiarkannya begitu saja. menghela napas pelan,aku menuju dapur membuat minuman malam. Selepas menem

