70 - Plagiasi Dan Trauma

2131 Kata

Dengan tangan gemetar,Anin terus mengobrak-abrik meja kerjanya,juga lemari bukunya. Airmatanya terus berjatuhan tanpa henti,buku berwarna pink itu bisa dijadikan bukti atas tuduhan yang diberikan padanya tetapi buku itu tak ditemukan dimanapun. Mengabaikan kertas yang berserakan di lantai dan meja kerjanya yang acak-acakan,Anin keluar kamar menuju ruang tengah. Menggeladah buku yang tertumpuk di bawah televisi. Tak ada,Anin tak menemukan buku itu dimanapun. Perutnya yang terus berbunyi sejak tadi juga ponselnya berdering tanpa henti tak Anin pedulikan sama sekali. Napasnya tak menentu,bagaimana bisa ia dituduh menjiplak karya seseorang? Sedang karya itu adalah murni karyanya beberapa tahun lalu. Anin mengingatnya dengan jelas,cerita itu bercerita tentang perempuan kaya yang dimanfaatk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN