Krystal tidak menyangka akan secepat itu bisa bertemu dengan Rexy. Ia mengira bahwa dirinya hanya akan pergi ke pertemuan bisnis biasa. Namun ia tak menyangka jika bertemu dengannya dalam satu rapat bisnis yang sama. Rexy yang awalnya tidak perduli lalu menoleh pada wanita yang melihatnya tajam dari semenjak ia masuk. “Maaf, apa kita saling kenal?” tanya Rexy dengan nada ketus. Krystal mendengus dengan sinis karena ia tahu jika Rexy sudah tidak mengenalnya lagi. Itu artinya operasi plastik yang sudah dilakukannya berhasil. Krystal yang awalnya gugup kemudian menenangkan dirinya kembali tapi matanya masih menatap tajam pada Rexy. “Tidak sopan memandangi orang seperti itu!” tegur Rexy lagi sambil melirik pada paha mulus yang ditunjukkan oleh Krystal. Ia memakai midthigh dress dengan rok ke

