BAB 19 : Kenangan Lama - Bagian 1

1141 Kata

Hujan turun dengan derasnya selama lima hari berturut-turut. Dan selama itu pula, Rhaella tidak pernah beranjak dari tempat tidurnya. Sepulangnya mereka ke Istana Barat, Dasha segera memerintahkan para pelayan membawakan tungku-tungku api ke kamar tidur Rhaella, karena tubuh Rhaella sudah sedingin bongkahan es di musim salju. Beberapa tabib dipanggil ke Istana Barat, berbondong-bondong meminumkan berbagai jenis obat herbal kepada Rhaella, berharap bila obat-obat itu mampu membuat kondisi Rhaella membaik. Akan tetapi, kondisi kesehatan Rhaella kian memburuk seiring berjalannya waktu. Napasnya terdengar begitu lemah, sehingga orang yang melihatnya akan berpikir dia sudah mati. Sesekali, Rhaella akan membuka mata. Namun, rasa sakit yang ia derita terlalu menyengat sampai Rhaella lebih memi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN