BAB 45 : Hukuman

1213 Kata

Para prajurit yang sebelumnya terkena asap tidur mulai bangun kembali berselang setengah jam kemudian. Mereka semua bangun dalam keadaan terkejut karena takut ketahuan tidur saat sedang berjaga. Tapi untungnya pesta belum juga berakhir, sehingga Yeva tidak akan melihat kelalaian mereka. “Kenapa kita bisa tiba-tiba tidur secara bersamaan?” “Coba cek sel penjara Yang Mulia Putri! Mungkin dia kabur!” Ketiga prajurit itu berlari menuju sel penjara Rhaella karena takut Rhaella berencana untuk kabur. Akan tetapi, mereka masih bisa melihat Rhaella yang duduk di tengah sel, manik mata birunya tampak berkilau di antara kegelapan, memandang prajurit di hadapannya satu-persatu. “Ada apa? Kalian ingin membebaskanku?” tanya Rhaella. “Mana mungkin! Kami hanya ingin mengecek keadaan Anda.” Setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN