Ketika dedaunan pada semak-semak itu bergerak, Max yakin ada sesuatu yang sedang mendekat ke arah mereka. Linda pun refleks merapat ke dekat Max dan dia memiliki pikiran yang sama seperti yang Max pikirkan. "Aku ragu jika itu vampir, karena bau mereka tak tercium ke mari." Melesat dengan kecepatan cahaya. Bahkan seorang vampir segesit Max pun dikalahkannya. Jleb Mata tombak itu mengenai bahu Linda. "Aaaaaaak ...!" Tak ayal lagi, jika gadis vampir itu menjerit kesakitan. Darah berwarna hitam langsung mengalir di sekitar luka. Max berusaha untuk tenang, namun saat ia berusaha menolong Linda datang sekelompok vampir menggunakan jubah hitam merah mengelilingi mereka. Jumlah mereka tak kurang dari dua puluh orang. Tak seimbang bila kedua pihak hendak melakukan pertarungan, apalagi di p

