Rombongan Fara akhirnya landing di bandara Halim perdana Kusuma tepat pukul 11 siang. Viola langsung mengajak Fara singgah di hotel mewah yang telah mereka pesan. Semua perjalanan ini rupanya telah difasilitasi oleh Felix. “Fara, aku masih nggak nyangka Lo bisa menyerang lawan kamu begitu gesit,” ujar Viola saat mereka menuju ke hotel dekat tempatnya tampil. “Cuma kebetulan aja itu, Kak. Teknik perlindungan diri yang pernah Fara pelajari waktu di bangku perkuliahan,” balas Fara tetap merendah. Dia memang pernah belajar taekwondo hingga memperoleh sabuk hijau saja, setelahnya Fara berhenti karena ingin menyelesaikan tugas skripsinya. “Wiiih pantes pandai bela diri,” puji Viola tak berhenti kagum. “Lha terus kenapa nggak kamu sikat aja Jessica dan Aluna di kamar mandi waktu gangguin ka

