Sometimes the best memories are the most painful ones as well and it's okay. **** Valerie masih setia memeluk Justin tanpa merubah sedikit pun posisinya. Bahkan rencana yang telah Justin susun dengan membangunkan gadisnya untuk mandi pun rasanya harus terlupakan atau sengaja dilupakan. Keduanya sama-sama menikmati pelukan dengan kuaran hangat menyalurkan rasa nyaman dan aman. Dengan manja, jemari lentik Valerie berlari meremas rambut halus Justin, entah bertujuan untuk apa namun hal itu justru memberi sensasi lain bagi Sang Penguasa. Gairahnya membuncah hanya dengan sedikit remasan. "Aku tak ingin mandi, daddy." Alih Valerie mendengar geraman tertahan Justin yang di yakininya berdampak sesak bagi jerry. "Terlalu menghafal, eh?" Sarkas Justin memiringkan sudut bibirnya, "Kau akan mandi

