BAB 37

1128 Kata

"Di dunia yang liar ini, aku bertemu dengan gadis secantik dan sepolos Valerie." Ujar Justin semakin meremas hati Austin yang mendengarnya. Tak dapat Austin sangka jika tekanan yang terlontar lewat kalimat kejamnya mampu membuat Justin begitu tersudut. Jangan sangka jika Austin menyesal, tidak. Jelas tidak. Lelaki berparas tampan dengan rambut keriting yang identik itu mungkin hanya kasihan. Ya, kasihan namun juga tak lebih dari bisikan benci yang selalu berdengung dipojok hatinya. Kilatan benci yang meski secara normal terlihat biasa saja karena rasa sakitnya. Bukan sakit akan penolakan atau tak bisa bersanding dengan gadis yang dicintainya. Tapi kenyataan yang jauh dari kata indah justru membuat gadis pujaannya tersakiti. Hanya itu yang Austin rasakan. Hanya itu kilatan benci semakin be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN