Julie dibaringkan dengan lembut di sofa. Dia melepas mantelnya, dan menatap pria itu, bertanya, "Apakah aku benar-benar kotor?" "Tidak ada yang tidak bisa kau bersihkan." Mata Thompson sedikit menggelap, dan menunjuk ke arah kamar mandi. Melihat siluetnya yang malu menghilang dari pandangan, Thompson menggantung mantelnya dan berbalik ke kamar tidur. Julie sedang duduk di dasar bathtub, membiarkan air dari pancuran mengalir ke atas kepalanya, dan turun ke tubuhnya yang dingin. Baru setelah suhu air meningkat secara dramatis, dan kabut tebal berkumpul di kamar mandi, rasa dingin di tulangnya mulai menghilang. Mungkin karena perasaan gugupnya sudah berkurang sebagian, Julie perlahan-lahan mulai mengantuk. Thompson sudah merapikan kamar tidur dan memeriksa waktu. Julie sudah lama be

