Arti Kehilangan

2193 Kata

Hampir satu jam Vano berdiri di depan kamarnya Alea. Mengetuk pintu dan menyeru nama Dita, agar keluar dan mau bertemu dengannya. Ada banyak hal yang ingin dikatakan dan dijelaskan kepada istrinya tersebut.. Namun, jangankan keluar, menyahut saja Dita tidak. Gadis itu kini menutup kedua telinganya dengan bantal dan memaksakan diri untuk tidur. Ia benar tidak peduli lagi dengan keberadaan Vano saat ini. Jika sudah seperti ini, siapa yang patut disalahkan. Seharusnya mereka berdua saling menguatkan satu sama lain bukannya malah saling mengingat masa masing-masing. Vano yang tertampar dengan ucapan Dita terlambat menyadari jika selama dirinyalah yang egois dan tidak tahu diri. Dita sudah menekan perasaannya terhadap Miko dan menyerahkan perasaan dan tubuhnya, tapi justru ia yang masih saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN