BAB 22 - MASALAH BARU

1113 Kata

Aurel menggerutu kesal. Sudah satu jam dia menanti di ruangan Demian bersama Dara, namun cowok tampan itu tetap saja belum masuk sesuai janji temu dengannya. Sudah ke sekian kalinya sorot tajam. Dari kedua mata Aurel terarah ke Dara, yang seperti sebelumnya Dara hanya menarik tatapannya ke arah lain, berusaha mengalihkan pandangannya dari Aurel yang alhasil Aurel hanya menghela napas kesal. Dara sendiri sebenarnya juga sudah berulang kali menghubungi Demian. Kabar dari Deva yang mengatakan bahwa Demian sedang ke luar melihat proyek pembangunan perumahan bersama Randy, membuat Dara tak henti-hentinya mengirimkan pesan singkat ke Demian. Namun suaminya yang satu itu malah tidak ada membalas sama sekali. Ingin rasanya menghubungi Demian melalui panggilan telepon, namun Dara tidak berani. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN