Berlayar

2342 Kata

Acara pagi pernikahannya berjalan sakral, tenang dan mengharu biru. Hanan datang, dapat kesempatan dari Halim dan keluarganya untuk menjalankan kewajiban menyerahkan Felora dengan tangannya sendiri. Setelah keputusan panjang dan diskusi, bahkan Halim ditemani kembarannya datang menemui Hanan untuk meminta langsung, terlibat dalam perannya sebagai Ayah kandung Felora. Sedih tentu, namun Halim mau yang terbaik untuk putrinya sebagai awal berlayarnya hubungan dengan Sagara. "Saya bersedia, malah sangat berterima kasih jika kesempatan itu masih dibolehkan untuk saya. Hanya saja, selama Felora setuju, tidak dipaksa menerima saya..." Begitu jawaban Hanan padanya saat ditemui. Felora tahu, tidak menentang, lebih pasrah sebab tahu Halim dan Kikan memutuskan secara matang dan mengikuti aturan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN