Lima puluh Lima

1559 Kata

"Udah dapet kartunya?" tanya Putri yang sengaja menunggu Abi dan Nawang di kantin. Nawang mengangkat kartu di tangannya sebagai jawaban. "Udah, ngantri parah," keluhnya. Abi tertawa kecil dan mengusap kepala Nawang seperti biasa. "Yang ngantri kan tadi aku, Na," ledek Abi. Nawang hanya cengengesan menjawab ucapan kekasihnya itu. Sedangkan Putri justru mencibir ucapan Nawang. "Udah gue pesenin teh manis, kalian engga pesen makanan kan?" tanya Putri. Kini giliran Abi yang mengangkat bekal di tangannya sebagai jawaban. Putri mengangguk dan menggeser dua gelas es teh manis yang sengaja dia pesan untuk Abi dan Nawang. "Kita kapan sih ke BK lagi buat konsultasi jurusan kuliah?" tanya Putri. Nawang menatap Abi, mencari jawaban karena dia juga tidak tahu. "Besok kata Bu Yeti. Tapi absen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN