"Pulangnya anterin aku beli baju ya buat hadirin pernikahan Papi kamu," pinta Nawang saat mereka berjalan bersisian menuju kelas. Abi menatap kekasihnya itu sambil tersenyum, ia mengangguk sebagai jawaban. Pernikahan Papinya dan Novita akan diadakan empat hari lagi. Maka Bara bahkan sudah mengambil cuti dan menyerahkan segala pekerjaannya pada Galih, dan Abi hanya akan ijin di hari diadakannya akad dan resepsi. Ia tidak mau membolos karena dirinya sudah duduk di kelas dua belas dan sebentar lagi akan mulai sibuk untuk persiapan ujian. "Aku mending beli kebaya atau tunik aja ya?" tanya Nawang sambil menarik-narik lengan Abi. Abi mengerutkan keningnya, dia mungkin tahu kebaya itu seperti apa. Tapi untuk tunik, bagaimana kah bentuknya? "Kamu pake apa aja juga cantik," jawab Abi memilih j

