Bab 14

1007 Kata
"Wow... memang kehidupan itu bisa di jalan kan sampai mendapatkan yang terbaik saja, Sayang besok aku yang akan menemanimu saat ini, sejujurnya aku masih belum tidak pernah berpikir akan menjadi orang yang berarti juga, sekarang kau silakan tidur saja." Ucap Dian yang langsung menarik tangan Yuda menuju kamarnya. Lalu Yuda langsung berkata dengan tenang kepada Dian. "Bisakah kau di sini saja untuk malam ini saja, aku merasa sepi tidak ada yang bisa menemani aku juga?" Ucap Yuda dengan wajah yang sangat menderita Dian sangat terkejut dan dia tidak tahu harus berkata apa lagi, di sisi lain pun kejadian yang dia ingat kalau semua nya bisa di andalkan satu sama lainnya, begitulah kejadian yang mendalam satu sama lainnya. Lalu dia berkata kepada Dian. "Ha! kenapa kau berkata begitu? bukannya kau tidak menyukai apa yang akan membuat kau terganggu saat tidur, dan aku juga..." "Sstt.... jangan banyak bicara untuk malam ini saja, aku tidak mau melakukan apa pun kejadian yang terjadi, di sisi lain pun aku masih belum berpikir bagaimana keadaan ini menjadi mendalam satu sama lainnya, di dalam kehidupan diri ini menjadi satu keyakinan yang nyata saja, aku memang sangat merasa sepi dan tidak tahu harus mengatakan lagi kau harus paham apa yang aku lalui ini." Ucap Yuda kepada Dian. "Iya sudah, untuk malam ini saja aku akan menemanimu. Aku tahu kau pasti sangat sepi dan tidak tahu harus mengatakan apa pun kejadian akan terdalam satu sama lainnya, di hati ini semakin luluh saja jika kau melakukan yang terbaik satu sama lainnya di hadapan diri ini menjadi satu hal yang terbaik satu sama lainnya lagi." Ucap Dian kepada Yuda yang saat itu masih memikirkan kejadian yang harus di lalui bersama selamanya di lakukan pada diri ini menjadi. "Terima kasih sayang, aku maaf kan aku membuat kau repot saja dan di mana pun  keadaan kita menjadi semakin mendalam saja, di sisi lain pun kejadian yang sudah kita lalui ini semakin mendalam satu sama lainnya di dalam kehidupan mendalam satu sama lainnya keadaan ini, kalau kau tidak ada mungkin aku sudah merasa sulit dan tidak berpikir akan melakukan apa pun kejadian yang sudah baik." Ucap Yuda kepada Dian sambil tersenyum di hadapan ini saja. Sejauh itu di tempat lain Cakra yang berada di rumah sakit berada di samping  Fara saat itu sambil memegang tangan wanita yang dia cintai saat itu masih berpikir melakukan apa pun. "Aku sudah berbohong kepada semua orang dan saat ini juga aku tidak mau ada orang lain melihat kau dalam keadaan yang menderita saja, di sisi lain pun kejadian diri semakin mendalam saja, kehidupan diri ini hanya aku serahkan kepada dirimu saja dan tidak ada yang aku perbolehkan untuk melihatmu itu." Ucap Cakra di hadapan Fara yang masih belum sadarkan diri juga, rasa sedih yang di lada di dalam hati Cakra itu sudah bercampur aduk saja. Iyem melihat Cakra yang masih saja berada di rumah sakit sampai dia tidak pulang-pulang, lalu Iyem menghampiri Cakra sambil berkata. "Mas, saya merasa merepotkan kalau mas menjaga Non Fara terus dan saat ini aku yang harus bertugas untuk menjaga nya, kalau begitu mas boleh pulang." Ucap Iyem kepada Cakra yang masih terdiam duduk di hadapan Kayla. "Hm... tidak apa apa Bu, saya masih berpikir untuk menjaga Fara entah kenapa aku juga merasa ada tanggung jawab untuk melakukan nya, kalau begitu tidak apa-apa ibu menjaga di sini aku akan menjaga ibu dan Fara juga hehe... jangan merasa kalau di repotkan dan jangan pernah berpikir di sisi lain aku bukan siapa-siapa selain teman nya Fara." Jelas Cakra kepada Iyem. "Iya ampun saya semakin tidak enak hati, sejujurnya saya masih berpikir kalau ini membuat orang lain menderita saja, di tambah mas harus pagi- pagi kuliah." Iyem berkata kepada Cakra yang saat itu masih berpikir akan melakukan yang terbaik. "Tenang saja, aku membawa baju dari rumah memang sengaja untuk bermalam di sini dan saat ini juga aku juga tidak merasa kalau semua nya bisa di andalkan satu sama lainnya lagi, begitulah keadaan yang terjadi satu sama lain nya. di sisi lain kehidupan mendalam sejauh ini melakukan yang terbaik satu sama lain nya." "Tanpa berpikir panjang kehidupan diri ini menjadi satu sama lain nya, kalau semua itu akan menjadi mendalam juga, di sisi lain kehidupan yang mendalam saja, akan membuat semuanya bisa di jadikan yang terbaik satu sama lain. Mas Cakra, saya tadi melihat mas sedang menelepon seseorang dan saya dengar juga kalau semuanya bisa di andalkan satu sama lain nya, di dalam kehidupan diri ini menjadi jadi saja." Tanya Iyem kepada Cakra yang seperti orang penasaran saja, di sisi lain pun kejadian yang membuat sesuatu yang adil. "Ooo itu, ada teman Fara juga sedang mencari tahu Fara di mana, terpaksa aku harus berbohong kalau aku tidak menemui Fara saat ini juga, di sisi lain pun kejadian diri ini mendalam satu sama lainnya, Aku tidak mau memberitahu kepada semua orang kalau keadaan Fara sekarang begini." Ucap Cakra kepada Iyem. "Ooo.. saya kira ada seseorang yang harus di lalui bersama satu sama lain nya, di sini semua nya bisa di andalkan satu sama lain nya , begitu mendalam saja, tanpa memikirkan kejadian yang ada satu sama lai nya lagi. Saya harap kalau mas mau melakukan yang terbaik satu sama lain menjaga rahasia kalau Non Fara sedang berada di rumah sakit dalam keadaan Koma." Iyem berkata dengan wajah yang sangat murung. Ucap Cakra kepada Bu Iyem begitu mendalam saja, lalu dia mengatakan kepada Iyem yang sedang murung. "Maaf bu, saya tidak mau juga melakukan apa pun hanya untuk menyakiti Fara yang saat ini begitu mendalam satu sama lain nya, di hadapan diri ini menjadi satu hal yang terbaik di diri ini menjadi kan keadaan tanpa memikirkan kejadian satu sama lain nya." "Iya, saya juga sangat bersyukur melihat apa yang di ingin kan satu sama lainnya. memang kejadian yang membuat diri menderita satu hal tersebut menjadikan hal yang baru sampai kejadian yang bersama satu sama lain nya lagi. kalau begitu mas silakan istirahat saja, jangan di paksa untuk melakukan apa pun kejadian diri ini menjadi satu sama lain nya begitu mendalam satu keadaan itu." Ucap Iyem kepada Cakra.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN