Bab 20

1073 Kata
Tiba-tiba mereka berdua di hampiri yang saat itu masih menunggu Fara yang saat itu memberitahu kalau dia akan ikut untuk mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya lagi. Di sisi lain pun mereka berdua memasangkan wajah yang bingung dan tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi nya sampai di sini kejadian diri ini semakin mendalam saja, di sisi lain keadaan yang tidak memungkinkan juga. “Bagaimana apa kau sudah dapat informasi Fara di mana? Saya harap dia mau menerima beasiswa pertukaran mahasiswa yang akan di laksanakan bulan depan makan nya saat ini saya menunggu malah sudah hampir satu minggu lama nya.” “Iya Pak maaf, sampai sekarang saya juga masih mencari Kayla, saya juga berharap dia bisa mengambil beasiswa yang akan di dapatkan nya saat ini juga. Kalau memang tidak bisa di tunggu lagi apa bisa nama Fara di ganti dengan orang lain, seperti nya dia sudah tidak berminat untuk mendapatkan  nya maka nya kemarin dia sempat menolak nya pak.” “Begitu besar harapan saya, bagaimana pun keadaan sekarang ini menjadi kesempatan dia yang dulu dia tunggu malah dia berkata begitu dan saat ini juga dia belum ada kabar sama sekali dan tidak ada yang bisa di jadikan satu sama lain nya lagi di hadapan semua orang. Kalau begitu saya hanya berharap kau Yuda yang mencari keberadaan Fara agar dia bisa mengambil kesempatan ini juga di sisi ini saya menunggu beberapa hari lagi dan menjadi sebuah kenyataan yang ada satu sama lain nya lagi di hadapan.” Ucap Yuda yang seperti orang panik. “Iya pak, saya usahakan dulu untuk mempertahankan nya jangan sampai ada orang lain mengambil nya. Pak tunggu! Kalau memang Fara tidak bisa apakah bapak menggantikan orang lain lagi untuk menggantikan?” Ucap Yuda  “Hm... seperti nya terpaksa saya menggantikan nya dan mendapatkan yang terbaik satu sama lain nya lagi, sebenar nya dia menunggu beasiswa ini tetapi dia harus menolak nya. Tapi iya sudah saya akan menunggu dulu beberapa hari ini, kalau begitu saya pergi keruangan saya dulu ya.” Ucap Pak Tridi kepada Yudadan akhir nya meninggalkan mereka berdua di sana juga dan tidak ada yang bisa di lakukan lagi di sisi lain nya lagi. Cakra yang bingung harus mengatakan apa tidak, dia sama sekali tidak tahu apa yang sudah terjadi pada Fara saat ini, dan masalah beasiswa yang sudah di tunggu Fara selama ini. “Cakra, itu lah aku mau mencari Faradi mana, aku hanya ingin dia bisa menjadi orang yang bisa mendapatkan yang terbaik satu sama lain  nya lagi, di sini aku hanya berharap kalau dia bisa ikut beasiswa tersebut dan dia bisa merasakan yang di inginkan nya saat ini, cuma itu yang aku inginkan bukan untuk yang aneh-aneh.” Ucap Yuda yang menjelaskan kepada Cakra tentang Fara saat ini. “Iya, aku baru tahu juga kenapa dia menunggu beasiswa yang di nantikan nya, dan lagi wajar saja pihak kampus memilih dia karena prestasi yang dia raih selama ini, tapi kenapa dia menolak nya padahal semua itu bisa di lakukan nya tanpa beban sama sekali BDiann, semoga saja dia bisa melakukan nya sampai diri menjadi satu sama lain nya di sisi ini menjadi satu sama lain nya di dalam kehidupan dia.” Ucap Cakra  Yuda menghela napas dan dia tidak tahu harus mengatakan apa lagi sampai di sini dia hanya berharap kalau semua nya bisa di lakukan sampai detik ini keyakinan diri nya semakin mendalam juga, tanpa memikirkan kejadian yang harus di lakukan sampai detik ini mendapatkan nya. “Huft... aku juga bingung dan dia tidak mau juga karena apa, di sini sudah aku paksa juga tetap saja dia begitu menghindari semua nya. Di hari dia di pilih wajah nya terlihat buka  orang yang bahagia tetapi seperti beban hidup nya yang saat itu membuat diri nya menderita satu sama lain nya kejadian yang akan di lalui nya sangat menyiksa saja.” Jelas Yuda kepada Cakra. Tidak butuh waktu lama Yuda langsung berada di kampus, mencari keberadaan Cakra itu juga Danta Kenapa di pikirannya hanya berpikir kalau semua itu bisa diandalkan satu sama lain Jika dia harus membuat semua permasalahan akan terjadi jika tidak ada satu pun yang bisa mendapatkan yang terbaik di sisi lain pun juga dia menganggap semuanya tidak ada yang bisa dilancarkan jika mereka masih berpikir untuk melakukan hal-hal yang baru lagi di sisi lain kehidupannya akan berjalan dengan lancar jika mau bersama dan melakukan yang terbaik juga tanpa dia berpikir akan melakukan yang terbaik demi masa depan nanti jika mereka masih mau bersama juga. Begitu besar yang dirasakan dan akhirnya dia melaju kencang mobil untuk menuju kampus apa di sisi lain pikirannya masih berpusat kepada sahabatnya itu tahu kenapa Yuda berharap dia melakukan kebaikan dan menjadi sebuah kenyataan yang ada tanpa berpikir panjang di sisi lain kehidupan akan semakin lancar jika kita mau bersama-sama menjalankannya Itu lah yang dirasakan saat ini. Dian tersebut masih berpikir bagaimana nanti kejadian akan mendalam. Sampai detik ini pun juga dia tidak ingin menghancurkan perasaan sahabatnya sendiri dan melakukan yang terbaik tanpa berpikir panjang juga. Tidak butuh waktu lama Yuda langsung berada di kampus, mencari keberadaan Cakra itu juga Danta Kenapa di pikirannya hanya berpikir kalau semua itu bisa diandalkan satu sama lain Jika dia harus membuat semua permasalahan akan terjadi jika tidak ada satu pun yang bisa mendapatkan yang terbaik di sisi lain pun juga dia menganggap semuanya tidak ada yang bisa dilancarkan jika mereka masih berpikir untuk melakukan hal-hal yang baru lagi di sisi lain kehidupannya akan berjalan dengan lancar jika mau bersama dan melakukan yang terbaik juga tanpa dia berpikir akan melakukan yang terbaik demi masa depan nanti jika mereka masih mau bersama juga. Di dalam hati Cakra saat itu sebagai orang yang bersalah dan dia tidak tahu harus merata apalagi, sudah lama dia memendamnya sampai dia tidak tahu untuk mencapai di titik itu dan kejadian yang pernah terjadi adalah hal yang tidak membuat dia bahagia mendengar kalau Fara menolak beasiswa tersebut dan itulah yang dirasakan entah apa yang di inginkan nya saat ini. "Aduhh... kenapa ini, kenapa aku menahan nya padahal ini adalah cita-citanya juga dan tidak tahu harus bagaimana lagi mengatakannya jujur ini pun juga  Fara harus sehat secepatnya tetapi tidak mungkin dia masih dalam keadaan seperti itu tidak mungkin aku paksa untuk menjadi yang terbaik juga di sisi lain kehidupan akan menjadi lancar jika kita mau menunggu Tetapi kalau memang itu tidak terbaik untuk dia untuk apa dia pergi mengambil beasiswa tersebut Sejauh Mungkin. " Ucap Cakra di dalam hati nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN