Perlahan dia meraih air minum yang berada tidak jauh di dekatnya tetapi di saat itu juga semua perjuangan hidupnya terus makin sia-sia saja tanpa disadari semakin mendalam itulah yang diinginkannya begitu berat rasa keinginan nya tanya beberapa kekuatan itu berjalan dengan lancar tanpa beriring waktu tanpa begitu juga kehidupan akan menjadi nyata juga di sini dan di sisi lain, Fara berharap semua bisa diatasi saat memikirkan keadaan yang masing-masing sampai sedemikian rupa pula kehidupan nyata akan berubah keadaan yang sama sampai mendapatkan yang terbaik itulah yang diinginkannya tanpa berpikir akan menjadi orang yang berarti para hidup nya juga.
Fara berharap tidak pernah ingin melakukan apa pun itu Sampai detik ini perjuangan hidupnya hanya sia-sia dan tidak tahu harus berkata apa lagi memang tanpa berpikir panjang semua itu dia menjalankannya sampai mendapatkan yang terbaik, di sisi lain hanya satu harapan di inginkan yaitu pengen bikin permasalahan yang ada Perjuangan Dan perjuangan akan di lewatkan.
Rutukan Fara di dalam hati nya Harap harapan itu bisa saja berjalan lancar sampai sedemikian rupa memang kekuatannya itu hanya membuat semua orang semakin dalam tanpa berpikir untuk mendapatkan yang terbaik, sejauh ini diri ini akan terus dihadapi dengan keinginan nyata perlahan-lahan kekuatan demi kekuatan mereka lalu sampai mendapatkan yang terbaik kekuatan diri, kekuatan yang diharapkan itu menjadi lancar Fara merasa diri ini semakin mendalam kekuatan diri akan terus dihadapkan sampai dia merasa puas.
"Memang kehidupan itu akan terus berjalan sampai mendapatkan yang terbaik di sisi lain hanya perjuangan diri saja yang aku rasakan, semoga saja semua orang tidak mengetahui apa yang aku derita sekarang kalau mereka tahu yang ada mereka akan senang dan bahagia sampai detik Ini pun Aku Makin tidak paham apa yang harus dilakukan sejujurnya aku masih tidak mengerti apa tujuan yang dimiliki mereka sampai mendapatkan kan kesalahan."
Getaran ponsel Fara sebagai ini terus bergetar entah kenapa di saat itu dia merasa kalau kehidupannya semakin tidak berarti sampai detik ini pun sejauh ini pun, tanpa berpikir panjang Fara hanya melihat ponsel itu yang bergetar sampai tidak tahu harus berkata apa sampai dia mengerti arti Apa tujuan dari permasalahan itu.
"Aduuh... aku merasa tidak tenang sampai detik ini pun sampai aku tidak mengerti apa yang diharapkan Sampai detik ini pun perjuangan hidup akan tidak tahu, memang perjuangan hidup aku baru Paham begitu pula kalau ia menelepon itu adalah Cakra, saat itu emang perjuangan hidup itu akan kan."
Fara merutuk saat memegang ponsel nya dan saat ini juga masih belum mengerti apa yang di ingin kan satu sana lain nya.
Sampai detik ini tidak hanya Cakra saja Yuda juga menelpon berulang kali sampai dia tidak tahu harus berkata apa lagi kepada mereka pernah bagaimanapun sampai detiknya Sampai detik ini kehidupan akan berjalan lancar sampai kekuatan diri sendiri akan membuahkan hasil Jika semua itu dilakukan demi mendapatkan yang terbaik.
"Apa apaan Meraka ini meneleponku! Pada sidang berapa kali tidak mau menelpon Mereka kenapa ini juga mengganggu kehidupan aku sampai detik ini mereka memang sudah tidak pantas aku lakukan untuk membantu ku juga , Bagaimana apa aku mengangkat telepon atau tidak sampai detik ini pun aku merasa tidak pantas merasakan yang terbaik."
Ucap Fara di dalam hati.
Beberapa jam kemudian Fara yang baru saja selesai sarapan pagi dan melakukan aktivitas seperti biasanya dan disaat itu dia merasa kalau dia tidak melakukan apa pun yang terjadi Sampai detik ini pun kehidupan itu akan berjalan lancar sedemikian rupa akan membuahkan hasil, memang kehidupan yang nyata saja.
"Huft... Sudah beberapa hari aku di rumah merasa tidak ada perkembangan sedikit pun begitu pula kehidupan itu berjalan lancar Sampai detik ini memang diri ini semakin mendalam satu sama lain sedetik ini pun aku masih sadar apa yang harus dilakukan tanpa memikirkan kehidupan yang nyata."
Ucap Fara kepada diri nya sendiri.
Tanpa memikirkan panjang diri ini semakin mendalam di sisi lain pun kejadian diri ini semakin mendalam, di sisi lain kehidupan itu akan berjalan lancar jika kita mau mendapatkan yang terbaik juga Sampai detik ini berharap akan berjuang tanpa memikirkan satu sama lain menjauh dari diri ini juga.
"Memang kehidupan mendalam, mau sampai kapanpun aku akan tetap tidak bisa melakukan yang terbaik Sampai detik ini aku belum paham kenapa dia bisa berkata begitu kepadaku kemarin, dan yang membuat aku kesal dan seperti ini karena Dian Menurutku dia begitu sangat membuat aku kacau dan tidak tahu harus berkata apa lagi sampai."
Ucap Fara di dalam hati nya saat ini.
Brugghhh....
Fara terjatuh dan pingsan di di kamar sendiri di saat itu kepalanya semakin sakit dan tidak tahu harus berkata apa lagi di sisi lain kehidupannya akan terus berjalan sampai mendapatkan yang terbaik.
Bu Iyem yang ingin bersih-bersih di kamar Fara pun belum menyadari apa yang terjadi saat ini di sisi lain pun dalam kehidupan akan berjalan lancar sampai mendapatkan hal-hal yang terbaik bagaimanapun keadaan itu melakukan yang terbaik, begitu besar rasa yang diinginkannya Tetapi semuanya itu akan berjalan lancar tanpa aku berpikir panjang di sisi lain kehidupan itu menjadi yang terbaik diri ini.
Saat itu Ibu Iyem sedang berjalan menuju kamar Kayla, detik-detik membuka pintu kamar Faratidak disangka tatapan mata Ibu Iyem menuju melihat Farayang sudah terjatuh yang tidak tahu harus mengatakan apa lagi di saat ini di sisi lain pun kekuatannya menjadi semakin tidak mendalam bahkan apa Ibu Iyem semakin ketakutan dan berteDiank sekencang mungkin.
"Aaaa.... Tri tolong aku!! sekarang ini bagaimana Fara terjatuh di kamarnya Dia sedang pingsan Tolong panggilkan dokter atau kita bawa dia ke rumah sakit saja aku lihat wajahnya sangat pucat cepat kemari."
Teriakkan Iyem memanggil Tri.
"Aduhh... tunggu buk Saya akan memanggil sopir untuk membawa non Fara ke rumah sakit saja daripada kita menunggu lama-lama di sini dokter yang memeriksanya yang ada kenapa-napa, nanti saya suruh orang untuk mengangkat non Fara ke dalam mobil jangan khawatir kan dulu Bu."
Ucap Tri kepada Iyem.
Semua orang panik dan tidak tahu harus berkata apalagi di sisi lain juga semua yang bekerja di rumah Fara pun tetap membawa Fara ke rumah sakit dan tidak mau berlama-lama dia berada di rumah, di sisi lain pun keadaan ini menjadi nyata tanpa berpikir panjang dia berharap semua itu tanpa memikirkan Jang juga sampai detik Ini pun.