Danau yang indah dan tenang, sangat cocok untuk tempat menyendiri. Sudah setengah jam Rio hanya duduk di pinggir danau sambil merenung. Pikirannya berkelana entah kemana. Ia merasa sangat suntuk sepulang dari kantor, karena itulah ia memutuskan untuk ke danau ini. Hidupnya sudah tenang, tak ada lagi dendam. Namun ada yang kosong di sudut hatinya. Ia hidup tapi tak hidup. Semua berjalan layaknya rutinitas biasa. Tak ada riak yang bisa membuatnya lebih berarti. Setiap hari hanya berkutat antara kantor dan rumah. Mungkin yang berbeda hanya pertengkarannya dengan Gadis Setan itu. Rio terkekeh mengingat setiap pertengkaran yang terjadi antara dirinya dan Ify. Sebenarnya tak ada pertemuan tanpa pertengkaran jika itu menyangkut dirinya dan Ify. Bukan maksudnya juga selalu bertengkar, tapi Gadis
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


