Mari Bercerai

1226 Kata

        "Siang Om Hugeng,"          "Ah, Jason. Apa kabar?" sapa pria paruh baya yang menggunakan kemeja putih lengan panjang dengan dasi abu-abu melingkari leher kemejanya.         Jason berjalan mendekati Hugeng dan menjabat tangan Hugeng kemudian duduk di hadapan Hugeng. Jason kini berada di kantor Hugeng yang merupakan pengacara handal yang menjadi pengacara keluarga Hartasanjaya. Bukan pertama kali Jason datang dan berurusan dengan Hugeng. Hal ini membuat keduanya menjadi dekat bahkan Hugeng yang tidak memiliki anak laki-laki itu sudah menganggap Jason seperti anaknya sendiri.         "Kabar baik Om, Om apa kabar?" ucap Jason dengan nada santai.         "Baik juga. Gimana ada yang bisa Om bantu?" tanya Hugeng to the point.         Jason tersenyum tipis mendegar ucapan Hugeng. Hug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN