“Dalam waktu dekat Alvin pasti akan mendatangi kamu dan menjelaskan semuanya. Jauh lebih baik kamu mendengar semua detailnya melalui Alvin. Aku kesini ingin meminta maaf sekali lagi sebagai orang tua Alvin karena Alvin sudah menyakiti Anika,” Devano kini goyah. Kemarahannya tiba-tiba lenyap. Devano melihat kedua mata William dan ia menemukan William sedang berbicara jujur. Disisi lain William sendiri sadar akan keterkejutan Devano dan memilih membiarkan Devano sendiri dan memikirkan semua ucapannya barusan. William pun memutuskan untuk pergi. William memilih pamit undur diri. “Mas pergi dulu. Mas tidak memaksa kamu memaafkan Alvin secara langsung dan segera karena Mas paham semua yang Alvin sudah lakukan pada Anika bukanlah hal yang mudah dimaafkan tapi Mas minta tolong berikan Alvin kes

