Ucapan sang ibu membuat Pandu tersedak minumannya. Lelaki itu terbatuk-batuk hingga mukanya memerah. Setelah reda ia menanggapi ucapan ibunya. "Apa aku tidak salah dengar, Bu?" tanya Pandu memastikan perkataan ibunya. Vena mengangguk membenarkan. "Telingamu masih baik-baik saja, Pandu. Ibu memang menginginkanmu untuk segera menikahi Sonya. Ini sudah lama dari waktu pertunangan kalian, dan Ibu juga ingin segera mempunyai cucu." Bukan tanpa sebab Vena berusaha mendesak Pandu untuk segera menikah. Mendengar ucapan Sonya tadi siang, membuat Vena berpikiran buruk dan takut jika Pandu akan kembali dekat dengan mantan menantunya yang miskin itu. Vena tidak ingin, jika Pandu kembali lagi pada Amanda. 'Susah payah aku memisahkan Pandu dengan istri miskinnya yang hanya mengincar hartaku saja. A

