Ch-23

1153 Kata

"Melisa? Ini kamu kan?" Tanyanya seraya mengerjapkan kedua matanya. Jemari tangan Leebin masih tinggal pada pipi Melisa. Melisa merasa risi karena tidak biasa tidur dipegang-pegang. Spontan gadis itu mengangkat telapak tangannya. "Plaaaak!" Telak mengenai wajah Leebin di sebelahnya. "Kampret! Kamu kenapa ada di mana-mana sih? Nggak di dunia nyata di dunia mimpi, penuh semua sama kamu!" Melisa menarik pipi Leebin menggunakan jemarinya. "Akkh! Sakit tahu! Mel, itu!" Leebin menunjuk tubuh Melisa, walau samar dia bisa melihat penampakan tubuh tanpa pakaian tersebut. Hanya penutup atas dan bawah area sensitifnya yang masih melekat di sana. Seolah keduanya mendadak tersadar dari mimpi keruh, saling bertukar pandang satu sama lain. "Kamu juga!" Melisa menunjuk ke arah Leebin. Pria itu menda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN