HF [43]

1014 Kata

Baru saja Athea meletakkan dokumen di atas meja Roy, telepon berdering hingga mengejutkan Athea yang masih memikirkan putranya. Tanpa pikir panjang ia berlari keluar dari ruang kerja Roy dan menyambar gagang telepon di atas meja kerjanya. "Ruangan Bapak Roy Kerthajaya," sapa Athea dengan napas tersengal. "Dengan Athea, ada yang bisa di bantu?" "Athea..." Suara Roy terdengar heran. "Kenapa kamu terengah-engah begitu? Abis joging? "Saya baru saja meletakkan dokumen di meja Bapak sehingga saya harus berlari ke meja saya sebelum telepon berhenti berdering" jawab Athea ketus. Kesal pada reaksi tubuhnya yang berlebihan, dan resah karena datangnya rasa bersalah yang menyusul kemudian. ooo 91 ooo "Lho? Kamu kan bisa menerima telepon dari ruanganku?" tanya Roy heran. "Memangnya, tel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN