Suasana ruang tamu Amanda mendadak mencekam. Apalagi ekspresi wajah Angel yang tak bersahabat. Semua itu sangat terlihat dari tatapannya yang seperti ingin menelan Nicko hidup-hidup. Sedangkan Nicko, jangan ditanya. Pria itu hanya bersikap acuh tak acuh. Dia bersikeras tak salah. Bahkan ia menyalahkan Angel yang tak mengunci pintu. "Jadi, sekarang ada yang bisa ceritain ke gue, kenapa tadi Angel teriak-teriak? Lo apain Angel?" tanya Amanda sinis pada Nicko. Nicko berdecih. "Gue nggak apa-apain. Mana tahu gue kalau dia ada di dalam. Gue kira cuma lo doang penghuni kamar itu." "Apaan. Lo pasti sengaja kan? Dasar otak m***m lo! Cowok mesum." "Haaahh..cewek emang begitu ya.. Dikit-dikit cowok dibilang m***m. Padahal suka di mesumin." "Apa lo bilang...lo!!!" "STOOOOPPP!!!" Amanda b

