Sejak melihat aksi ciuman antara Arkan dan Maurin, menimbulkan trauma tersendiri bagi Melody untuk mendatangi rumah Keina. Dia tidak sanggup bila harus bertatap muka dengan dua orang itu. Untuk mengobati rasa traumanya itu, Melody rela mengurangi intensitas pertemuannya dengan Levi. Dia hanya menjemput Levi di sekolah, mengajak anak laki-lakinya itu main dan makan sebentar lalu akan mengantar pulang ke rumah Keina. Seolah kecewa pada sikap ibunya, Levi mulai menunjukkan sisi berontaknya. Tidak seperti biasanya, Levi akan menahan Melody bila ibunya itu akan pamit meninggalkannya. Levi justru diam dan keluar mobil begitu saja. Hal itu membuat Melody bingung harus mengambil sikap bagaimana. Atau mungkin Levi sudah mulai mengerti kalau orang tuanya sudah tidak hidup bersama lagi seperti dulu?

