17. Hujan Saksinya

1834 Kata

Pertemuan dengan Bayu membuat membuat Melody kembali memikirkan kesalahan terbesarnya yang dilakukan bersama laki-laki itu. Luka dan rasa sesal itu kembali ia rasakan menusuk kalbu. Bayangan akan setiap kehancuran dan kesedihan yang telah dia alami pun kembali mengganggu ketenangan batinnya. Dia bertanya pada hati kecilnya, pantaskah kini merasakan bahagia setelah kesalahan yang telah dilakukannya justru turut mengukir luka di hati orang lain? Dan hati kecil yang dianggapnya paling jujur itupun menjawab kalau kebahagiaan yang tersisa untuknya hanyalah Levi. Bukan Bayu, laki-laki dari memori masa lalunya yang belum usai dan telah mengacaukan segalanya. Kembalinya Bayu waktu itu memang sempat menyadarkan perasaan Melody pada Arkan yang selama ini hanyalah sekadar pelengkap status pernika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN