Just Memories 1

1861 Kata

Sudah beberapa hari ini Arkan menenangkan diri di rumah kakak perempuannya. Dia berharap dengan cara ini bisa menghindari Melody, membuat pintu hatinya terketuk untuk memaafkan dan mengurungkan niat untuk menggugat cerai istrinya. Namun tidak ada satupun dari keinginannya itu yang membuahkan hasil. Emosi Arkan semakin tidak terkendali meski dia tahu Melody sedang berada di rumah abangnya, bukan sedang bersama Bayu.  Setiap malam Arkan selalu dihantui mimpi buruk. Sebelum dia tidur selalu membayangkan sudah sejauh mana perselingkuhan yang dilakukan oleh Melody selama ini. Hal itu sungguh mengganggu tidur nyamannya. Terlebih saat memikirkan nasib rumah tangganya dan mengingat dalam waktu dekat dia akan kehilangan Melody untuk selama-lamanya. Dia telah kalah telak bukan hanya di hadapan Bayu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN