Valeri terbangun dari tidurnya saat merasa sisi kirinya yang biasa di tempati Ello kosong. Valeri menyibak selimutnya pelan, menata kembali selimut itu untuk membuat Ella nyaman dalam tidurnya. Digelungnya dengan asal rambut panjangnya ke atas. "Ke mana Ello?" gumam Valeria membuka pintu kamarnya dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara. Valeri berjalan menuruni tangga, keningnya berkerut saat dia mendengar suara tawa diruang keluarganya. "Mama," panggil Ello berlari menghampiri Valeri yang masih berada di anak tangga ke-enam. "Ello jangan lari nanti kamu jatuh," pekik Valeri khawatir. Ello malah terkikik geli melihat wajah khawatir Valeria. Valeria duduk di anak tangga menatap Ello dengan alisnya naik sebelah. "Tidak tidur siang hemm?" tanya Valeri menciumi wajah Ello. Mar

