Sandra, Rio dan Andra menunggu dengan cemas pintu ruang tindakan akan terbuka. Berkali-kali mereka menghela napas lelah. Kenapa cobaan datang bertubi-tubi dalam kehidupan Valeri. Menurut mereka takdir sangat kejam bagi Valeri. Tidakkah ada kebahagiaan setelah ini? Akankah Valeri selalu mendapatkan derita hidup yang tidak ada hentinya? "Bagaimana ini semua bisa terjadi?" tanya Rio pada Sandra. Sandra menggeleng, terlihat jelas wajah pucat Sandra karena takut memikirkan hal buruk terjadi pada Valeri maupun kandungannya. Sandra sendiri tidak tahu kenapa Valeria tiba-tiba pendarahan, padahal wanita itu tidak melakukan apapun yang membahayakan kandungannya. Mungkinkah karena Valeria selalu banyak pikiran dan mempunyai banyak beban dalam hatinya? "Tidak tahu, Vale rutin meminum vitaminnya s

