“Jadi, kamu belum mendapatkan cinta Ben?” tanya Catherine pada Shela yang kini duduk disampingnya seraya membaca majalah. Shela menggelengkan kepala, tidak mungkin juga mendapatkan cintanya. “Jika belum mendapatkannya, lebih baik ikhlaskan saja. Kamu wanita cantik dan berpendidikan, kamu pasti tahu bagaimana caranya bersikap.” “Apakah sekarang Aunt sudah berada dipihak wanita itu?” “Aku tidak pernah memihak siapa pun,” kata Catherine menatap wajah Shela yang kini menundukkan kepala. “Ben berhak memilih jalannya, jika kamu memaksakan kehendakmu, kamu pasti akan kehilangan semuanya. Kamu hanya akan menyakiti diri sendiri dan akan menyakiti Ben juga. Apakah itu yang kamu inginkan?” Shela menggelengkan kepala. “Yang aku inginkan hanya bahagia bersama Ben.” “Tapi bahagia itu tidak akan pe

