Pertemuan Setelah 5 Th

1893 Kata

Evalinda sampai di restoran Amizek yang terlihat luas dan warnanya sebar hitam dan putih, dengan lampu yang terang benderang bahkan marmer yang digunakan sangat lah mahal dan berkualitas, hingga siapa pun yang ingin berkaca bisa melihat dirinya di marmer tersebut, ada suara musik melow yang terdengar menemani para pengunjung restoran. Evalinda menggandeng lengan Jello yang kini melihat kanan kiri. “Mom, kita mau makan di sini?” tanya Jello. “Iya, Sayang. Kamu tidak masalah kan makan di sini?” “No problem, Mom, asalkan bersama Mommy, aku akan senang.” Evalinda tersenyum dan menganggukkan kepala. “Permisi, ada yang bisa saya bantu?” tanya salah satu waiters yang kini menghampirinya. “Saya sudah janjian dengan teman saya,” jawab Evalinda. “Namanya?” “Jack.” “Oh iya. Silahkan saya an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN