Ben sampai di rumah Shela, Ben mendengar bahwa Juhand tidak di rumah, ia sedang menemui klien di Jerman, jadi Ben kemari tanpa harus melihat Juhand, Ben memang tidak suka pada Juhand, karena Juhand pernah membuatnya kecewa, jika saja Ben tidak mengingat permintaan ayahnya dan bagaimana ia mendapatkan semua itu, Ben tidak akan pernah mau menikahi Shela, karena harus memiliki Ayah mertua seperti Juhand. Shela mendongak dan menatap Ben yang kini terlihat kesal, meski Ben sudah tidak menggunakan kursi roda, namun Ben berjalan masih dengan kaki pincang. Meski bisa ditumpuhnya. Shela menghela napas panjang dan berkata, “Apa kamu benar-benar tidak perduli padaku?” “Jangan memulainya, aku sudah katakan kepadamu, aku tidak menginginkan pernikahan ini.” “Sudah satu minggu berlalu, namun kamu bel

