Episode 54

1146 Kata

Jenifer sangat kesal sekali dengan Daniel yang telah mengurungnya di dalam kamar. Pria itu sedang berdiri, bersandar di depan pintu kayu untuk menghalanginya keluar ruangan. Ia benci jika diatur oleh orang yang tak dekat dengannya. Jenifer membuang muka ke arah lain, malas menatap Daniel yang terus saja tersenyum padanya. Senyum seperti orang gila, dan kenapa dia terlihat tampan? Otak gadis itu mendadak kosong, mengingat adegan ciuman tadi. Berusaha untuk berperang dengan hatinya, ia mengerutkan kening, memikirkan tentang phobia yang dialami Axel. “Jadi, Axel mempunyai phobia parah,” kata Jenifer melirik ke arah Daniel. Pria itu menghela nafas panjang karena gadis yang tak jauh darinya itu sudah mengetetahui rahasia Axel, dan tak mungkin lagi meyembunyikannya. “Haphephobia, Axel meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN