kenangan memalukan

1538 Kata

"Makasih, ya, udah repot repot bikin bolu spikoe buat aku," sambung Bella membuat Lany tercengang, apalagi sekotak bolu yang tadi masih di tangannya kini telah berpindah ke tangan kanan Bella karena gadis itu ambil sedangkan tangan Kanan Bella mengapit lengan Abraar dengan erat. Abraar tidak bisa menahan bibirnya untuk tidak tersenyum karena bahagia melihat Bella ceria seperti biasanya, meskipun dia juga merasa terkejut mengapa tiba tiba Bella ada di sebelahnya. "Ta—tapi ...." "Tapi apa?" tanya Bella memenggal kata yang memang terlihat ragu Lany ucapkan. "Kamu bikin bolu ini buat Kak Abraar?" tanya Bella dengan suara lumayan kencang hingga menarik perhatian beberapa karyawan lain yang ada di dekat mereka, "kalau kamu bikin bolu ini buat Kak Abraar berarti itu artinya kamu bikin ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN