Abraar kelimpungan cemburu

1602 Kata

Bella menatap Abraar dengan kening mengerut seolah baru saja mendengar sesuatu yang begitu meragukan. "Beneran, Bella, Kakak enggak akan ceroboh lagi enggak akan ada drama hape atau dompet ketinggalan. Kalau perlu sama buku tabungan sekalian Kakak bawa," kata Abraar dengan begitu serius membuat Bella tertawa geli. "Emang dari Surabaya ke sini Kak Abraar bawa buku tabungan?" tanya Bella sambil menggelengkan kepalanya heran. "Enggak," jawab Abraar singkat membuat Bella semakin tertawa geli. "Terus, buku tabungan siapa yang mau Kakak bawa?" tanya Bella gemas. "Buku tabungan Daddy kan pasti banyak tuh isinya, angka dan nolnya pasti berderet deret sampe kolomnya enggak muat," jawab Abraar sambil terkekeh geli, begitu juga dengan Bella yang berdiri di depannya. "Tapi Kakak serius Bel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN