24

1539 Kata

Luna sudah tiba di rumahnya dengan perasaan campur aduk. Ia melihat ke langit-langit kamarnya dengan perasaan sedih, penolakan Kety akan kehadirannya membuat ia kecewa. Akankah orang tua Kevin mempercayai ucapan Kety walau tadi Gery dan Rena sudah meminta maaf padanya. Luna memegang tengkuk lehernya yang terasa kaku dan tegang. Sakit kepala menderanya padahal sebelumnya baik-baik saja, ingin sekali Luna menangis dan berteriak, tapi kalau ia berteriak sendirian di dalam kamar bisa disangka orang lain dirinya tak waras. Ponsel Luna berbunyi terdengar suara musik dynamite milik BTS berdering. Saat melihat nama Kevin yang muncul di layar depan ponselnya. Luna bimbang harus bagaimana, apakah mengangkat telepon dari Kevin atau tidak memperdulikannya. Akhirnya ia mengambil keputusan untuk tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN